Laman

Kamis, 22 Mei 2014

AYAH

Selamat berjuang!!!


Yaa, kata-kata yang selalu AYAH ucapkan kepada anak-anaknya saat kami turun dari mobil dan kami mulai masuk gerbang sekolah sampai akhirnya kami bekerja (saya menanti kata-kata ini jika saya harus melangkah dalam altar bersama pria sejati). Saat dia berkata selamat berjuang, dia memastikan kami sampai di tempat paling aman untuk mulai menjalani hidup di hari ini.
AYAH adalah sosok one in a million dalam hidup saya, terlalu besar rasa terimakasih saya kepada AYAH. Badannya yang tidak terlalu besar atau gendut tetapi dengan hangat memeluk saya saat saya sakit atau saat resah. Tangannya yang kokoh walaupun tidak seperti binaragawan tetapi selalu ada untuk mengambil bagian dalam mengangkat hal-hal kecil untuk kami, mulai dari tas-tas sekolah kami sampai mencuci mobil kami. 


Bukannya tidak pernah kami berdua adu argumen, terlalu sering. Mulai dari politik, agama, bacaan, fenomena hidup, prinsip hidup, tontonan dan apapun itu. Walaupun menurut saya ucapannya sangat masuk akal. Sosok ayah yang "rempong" namun bijak dan menjaga putri-putrinya membuat saya selalu terharu jika saya melihat rambut putih AYAH dan saat AYAH tertidur nyenyak.


AYAH, tidak pernah tanpa alasan yang tidak masuk akal, dia tidak menunggu anak-anaknya pulang les. Selelah-lelahnya AYAH, dia pasti akan menjemput saya dan kakak saya, menunggu kami, menanti cerita kami. Luar biasa AYAH mau menunggu kami dan tidak pernah mengeluh capai, bosan-tidak pernah. Semua AYAH lakukan dengan sukacita (saat saya menuliskan cerita terlintas wajah AYAH saat menunggu kami).
AYAH adalah sosok yang selalu mengingatkan kami untuk tidak lupa minum vitamin. AYAH adalah sosok yang selalu berkata:  "Puji Tuhan, terimakasih Tuhan" atas rasa syukurnya dengan keluarga yang dia miliki. AYAH adalah sosok yang selalu memberkati kami saat malam tutup tahun, di saat yang lain mungkin teman-teman saya berpesta dan bereuphoria dengan keramaian tahun baru. Saya dan AYAH saling mengoreksi apa yang terjadi sepanjang tahun antara kami berdua. Tidak lupa papa adalah sosok yang selalu menasihati saya mengenai pria dan selalu membawa kami lebih dekat pada Tuhan.

I’m really proud of my dad. For me, he’s the smartest, toughest, most diligent and independent man in the world. This fun-loving family man really cares about us&heartily loves us. He never gets tired of striving for his family no matter what.
I’m always in tears everytime I watch his back slowly disappear in the crowd when I see him off at the airport.I love him so much. 



AYAH, dengan segala kelebihan dan kekuranganmu. Saya mencintaimu amat sangat dan terimakasih untuk selalu menjadi figur AYAH yang luar biasa. Pria yang tiada duanya. Terimakasih untuk semuanya AYAH. Seperti AYAH selalu berkata: "Selamat Berjuang nak!!". Kata-kata positif itu yang membuat saya tidak pernah menyerah dalam hidup. Hal yang sama yang akan saya ucapkan untuk AYAH:


"Selamat berjuang AYAH dengan segala yang akan AYAH lakukan untuk keluarga kecil kami, selamat berjuang AYAH untuk setiap menit dalam hidup AYAH dan untuk semua doa yang AYAH berikan untuk kami"
I love u AYAH iam always pray for you.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar