"Kamu pernah patah hati kan, tapi juga pernah mematahkan hati orang lain bukan?? BERHENTILAH MERENGEK-RENGEK seolah-olah kisah cintamu saja yang paling pahit!.." Ini sebuah simfoni. Tentang sebuah hati yang “terbagi”. Semoga kamu jangan mengalami, karena rasanya………………… tidak meng-enak-an! Perasaan itu, bagaikan sebuah kebun. Saat dijaga dan dirawat bersama, semuanya terasa indah, menaman bersama, melihat bunga bersama, memetik buah bersama, saling berbagi saat salah satu merasa lelah dan bosan. Dan disaat salah satu dari mereka pergi, hanya tersisa seseorang yang menjaga kebun tersebut. Semua mulai terasa hampa, mulai cepat lelah, dan selalu teringat kenangan yang tercipta pada kebun tersebut. Lalu, dia menyerah dan membiarkan kebun tersebut terbengkalai, tanaman yang indah mulai mati satu per satu, bunga yang indah mulai layu satu per satu, dan mulai ditumbuhi oleh tanaman-tanaman liar. Hingga pada akhirnya, kebun yang dulu indah, sekarang hanya sebidang tanah yang penuh tanaman liar, tak lagi terlihat indah seperti saat bersama dirinya. Itulah perasaan, hanya akan indah, saat kita berdua menjaganya. Aku yang menjaga perasaanmu, kamu yang menjaga perasaanku, hingga akhir nanti. Ini berlaku kepada semua orang yang telah mengalami kelelahan mencari dan menunggu tetapi telah cukup kuat untuk melepaskan yang memang bukan untuknya Untuk orang-orang yang telah tersakiti hatinya begitu sakitnya sehingga mereka merasa tidak pernah bisa mencintai lagi, tapi terus berusaha menjaga kepala mereka untuk tetap tegak melihat kedepan. Untuk orang-orang yang merasa seperti menyusun dan menempatkan kembali potongan-potongan kecil dari sebuah ingatan/moment kembali ke tempat mereka berasal dan semuanya akan utuh, dan kembali siap menerima cerita-cerita yang menggugah hati sebagai gantinya. Untuk orang-orang yang belajar dari kesalahan mereka dan tidak pernah berhenti bergerak maju, bahkan ketika mereka mengambil satu atau dua langkah mundur untuk bisa melakukan langkah-langkah maju yang kelak bisa merubah hidup mereka. Untuk orang-orang yang tidak menginginkan kesepian bagian dari hidup mereka, tetapi tetap mau belajar dan tidak menyerah ketika rasa sedih dan kesepian itu datang menghampirinya. Untuk orang-orang yang tetap merasa baik-baik saja walaupun mereka sangat membutuhkan seseorang pendamping hidup saat mereka membutuhkan pelukan hangat saat tidur, bahkan mereka sadar masih ada ruang kosong disana. Untuk orang-orang yang belajar dari kesalahan mereka dan tidak pernah berhenti bergerak maju, bahkan ketika mereka mengambil satu atau dua langkah mundur untuk bisa melakukan langkah-langkah maju yang kelak bisa merubah hidup mereka. Untuk orang-orang yang tidak menginginkan kesepian bagian dari hidup mereka, tetapi tetap mau belajar dan tidak menyerah ketika rasa sedih dan kesepian itu datang menghampirinya. Untuk orang-orang yang tetap merasa baik-baik saja walaupun mereka sangat membutuhkan seseorang pendamping hidup saat mereka membutuhkan pelukan hangat saat tidur, bahkan mereka sadar masih ada ruang kosong disana. Untuk orang-orang yang selalu bangun di pagi hari yang selalu merindukan sapaan hangat dikening mereka sambil mengucap, "bangun sayang, sudah pagi, waktunya menjalani hari dengan rasa syukur.." Untuk orang-orang yang terkadang merindukan tentang masa lalunya, tetapi mereka tetap bersemangat untuk masa depannya. Untuk orang-orang yang telah terluka hatinya tapi masih mau memaafkan. Untuk orang-orang yang telah begitu banyak merasakan betapa sakitnya hubungan di masa lalu mereka, tapi mereka tetap semangat mencari dan memulai sebuah hubungan dari awal yang lebih baik. Untuk orang-orang yang ingin melihat dan merasakan kembali masa lalunya yang begitu buruk, menyakitkan, tetapi tetap fokus pada hari-hari yang indah didepan. Untuk orang-orang yang merindukan sebuah panggilan telepon dari seseorang yang ia sayangi sekedar ingin mendengarkan suaranya bahwa ia baik-baik saja diseberang sana. Untuk orang-orang yang tidak pernah ingin melepaskan apa yang ia cintai, tapi berbesar hati memang harus melepaskannya. Untuk orang-orang yang masih percaya pada cinta bahkan setelah semua yang ia cintai justru menyakiti hati mereka. Untuk orang-orang yang menyerah bukan karena mereka lemah, tetapi karena sering kali jauh lebih baik hanya untuk melepaskan yang memang bukan untuk mereka. Dari setiap perjalanan cerita hidup, Kita akan memiliki 'Happy Ending' kita sendiri kelak bersama seseorang yang dengan rela, ikhlas, dan penuh kasih sayang menghabiskan sisa hidupnya untuk tetap bisa menggenggam jari-jemari kita.. Kamu harus tau satu hal ; Segala hal yang terjadi dalam hidup ini adalah sebuah mesteri illahi. Segala sesuatu dalam hidup ini bersifat sementara. Klo kamu mengalami hari-hari indah dan membuatmu bisa tertawa, nikmatilah saja itu, karena hari-hari dengan tertawa itu enggak bakalan berlangsung selamanya. Dan jika klo kamu mengalami hari-hari yang buruk, jangan bersedih dan menyerah, karena hari-hari buruk pun enggak bakalan berlangsung selamanya. Bersyukur. Ya, belajar bersyukur dengan apa yang udah kita miliki. Walaupun mungkin itu terlihat sederhana dan biasa saja. Karena kita akan merasakan hal yang luar biasa saat kita bisa mensyukuri hal-hal sederhana yang kita mampu mensyukurinya. Bersyukur. Ya, belajar bersyukur dengan cobaan-cobaan, rasa kecewa, sakit hati, patah hati, atau apapun itu yang kadang bisa membuat kita kehilangan semangat hidup, kehilangan siapa diri kita sendiri, kehilangan pancaran kebahagiaan kita sendiri, jangan bersedih! Bersyukur. Ya, selalu bersyukur tentang diri kita sendiri. Selalu bersyukur bahwa kita bukan orang yang paling “melarat” dalam hidup ini. Lihat lah oleh kita, diluar sana masih banyak yang mungkin nasibnya lebih, lebih sedih dibanding diri kita. Selalu bersyukur kita masih memiliki orang-orang terdekat di hidup kita karena mereka masih ada dan tetap senang hati memberi kita semangat hidup. “Ya,kamu benar… Bahkan orang yang bisa membuat banyak orang lain tersenyum, tertawa dan termotivasi akan kata-kata dan ceritanya, bisa menangis cuma karena seseorang yang berarti buatnya..” :’)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar