Ketika malam ini terasa tak hampa lagi.. aku tau Kau bersamaku. Dan Kau
menyaksikanku dari dekat. Lebih dekat dari keberadaan jantung didadaku.
Aku bersyukur Tuhan. Ketika Kau berikanku kesempatan kedua. bahkan
ketiga, keempat, kelima, keenam, dan sampai 100 kalipun aku berbuat
kesalahan. Kau tetap ada disana menungguku. Aku mereasa bersalah
se-salah-salahnya manusia Tuhan. kau menciptakanku, dan Kau juga izinkan
aku membuat kesalahan. bahkan kesalahan yang sama. yang sering kuulang.
Dan ketika hati ini ragu pun, Kau menggangkatku lagi, menegakkan hatiku
kembali agar berdiri tegak seperti yang Kau mau. Aku rindu kasihMu
Tuhan. Dan belaian sayang Mu dalam setiap berkah yang berjatuhan diatas
tubuhku yang tak layak menerimanya. Aku merasa hina Tuhan. Terlebih
ketika aku membiacarakan orang lain layaknya akulah yang sempurna.
Bahkan aku sok tahu. Sulit menghindarinya Tuhan.
Persahabatanku dengan Mu sering goyah. Bahkan persahabatanku dengan
manusia lain, kadang lebih aku rasakan. Walaupun aku percaya dalam diri
mereka ada Engkau Tuhan, namun kadang aku tetap tega menyakitiMu.
Tolong maafkan aku Tuhan, untuk yang kesekian kalinya. Aku tak bisa
janji lagi padaMu Tuhan. Karna Kau pun telah menunjukan bukti bahwa
manusia tidak selalu setia. bahwa aku juga manusia. Dan ketika aku
melakukannya, Kau menegurku secara halus.
Kadang Kau membuatku mengerti Tuhan, namun kadang tidak. Aku pasrah. Aku
hanya ingin mengalir, tapi terus bersamaMu. Aku percaya sepenuhnya
kepadaMu, melebihi diriku sendiri. Aku percaya padaMu, melebihi
kepercayaanku pada manusia. Mungkin ini penyebabku ragu. Maaf Tuhan.
Jika ini memang kemauanMu, aku rela, jika ini memang perintahMu, aku
rela. Namun jika jalan ini berliku, aku ingin melewatinya bersamaMu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar