Ada kalanya dalam setiap perjumpaan terdapat sorot mata tajam menembus
hati, tanpa pernah kita sadari sebongkah rasa secercah harapan hadir
dalam dua sifat yang berbeda. Cinta? mungkin.
Cinta hanyalah perpaduan dua karakter yang berbeda, menutupi kekurangan,
memperlihatkan kelebihan, saling berbagi, saling mengasihi. Iya,itu
hanyalah teoritis dalam sebuah pandangan. namun dalam faktanya, cinta
lebih banyak menimbulkan rasa sakit, berlomba - lomba menggores luka.
perih namun nyata.
Apa lagi yang kita cari jika kita telah sama - sama saling menyakiti?
hanya menangis dan merasakan luka masing - masing. berlalu tanpa dapat
kita genggam. berharap dalam ketidakpastian.
Jika sudah begini, sebuah kisah penuh cerita hanya akan berakhir dengan
sebuah kenangan. menangis saja takkan cukup untuk mengubah keadaan.
bangkit dan berdirilah.
"melepaskan sebagian harapan tak semudah menaruh harapan untuk seseorang." -muggy
dalam keadaan seperti ini, playlist yang sering diputar kadang dapat
membawa kita ke cerita masa lalu. masa dimana semua terasa indah tanpa
luka. mengenang semua yang pernah terjadi, yang pernah dilalui.
Pada dasarnya, ini hanya masalah waktu, entah sebentar atau lama. dengan
atau tanpa pengganti, kita hanya butuh waktu untuk benar - benar saling
melupakan. Jika tuhan mengambil apa yang kita punyai, ini berarti tuhan
sayang. Tuhan tak akan membawa kita ke jalan yang salah dengan orang
yang salah.
Dalam luka ini, ada mata yang menangis, ada hati yang tergores, ada
kenangan yang tercipta. Luka yang entah siapa yang menciptakan, luka
yang aku yakin pada akhirnya akan kembali pulih. yakinlah.
"simpan kenangan menyedihkan lalu ukirlah kenangan yang mengharukan dengan kebahagiaan."
Jangan berhenti berharap, ini hanyalah cara tuhan untuk menyuruh kita
belajar apa artinya mengenang. meski kita tahu, takkan ada kejadian yang
akan terulang sama berkali - kali. tersenyumlah, lupakan kesakitan dan
sambut harimu dengan hati yang baru.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar