Laman

Rabu, 19 Maret 2014

MENGENANG DAN TERLUPA

Ada kalanya dalam setiap perjumpaan terdapat sorot mata tajam menembus hati, tanpa pernah kita sadari sebongkah rasa secercah harapan hadir dalam dua sifat yang berbeda. Cinta? mungkin.

Cinta hanyalah perpaduan dua karakter yang berbeda, menutupi kekurangan, memperlihatkan kelebihan, saling berbagi, saling mengasihi. Iya,itu hanyalah teoritis dalam sebuah pandangan. namun dalam faktanya, cinta lebih banyak menimbulkan rasa sakit, berlomba - lomba menggores luka. perih namun nyata.

Apa lagi yang kita cari jika kita telah sama - sama saling menyakiti? hanya menangis dan merasakan luka masing - masing. berlalu tanpa dapat kita genggam. berharap dalam ketidakpastian.

Jika sudah begini, sebuah kisah penuh cerita hanya akan berakhir dengan sebuah kenangan. menangis saja takkan cukup untuk mengubah keadaan. bangkit dan berdirilah.

"melepaskan sebagian harapan tak semudah menaruh harapan untuk seseorang." -muggy


dalam keadaan seperti ini, playlist yang sering diputar kadang dapat membawa kita ke cerita masa lalu. masa dimana semua terasa indah tanpa luka. mengenang semua yang pernah terjadi, yang pernah dilalui.

Pada dasarnya, ini hanya masalah waktu, entah sebentar atau lama. dengan atau tanpa pengganti, kita hanya butuh waktu untuk benar - benar saling melupakan. Jika tuhan mengambil apa yang kita punyai, ini berarti tuhan sayang. Tuhan tak akan membawa kita ke jalan yang salah dengan orang yang salah.

Dalam luka ini, ada mata yang menangis, ada hati yang tergores, ada kenangan yang tercipta. Luka yang entah siapa yang menciptakan, luka yang aku yakin pada akhirnya akan kembali pulih. yakinlah.

"simpan kenangan menyedihkan lalu ukirlah kenangan yang mengharukan dengan kebahagiaan."

Jangan berhenti berharap, ini hanyalah cara tuhan untuk menyuruh kita belajar apa artinya mengenang. meski kita tahu, takkan ada kejadian yang akan terulang sama berkali - kali. tersenyumlah, lupakan kesakitan dan sambut harimu dengan hati yang baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar