Laman

Rabu, 19 Maret 2014

KEHILANGAN

Aku yang seharusnya bisa menghindari semua ini, semua yang terlanjur kulepaskan tanpa pernah sedikitpun dapat aku relakan. Saat sebuah kata 'iya' yang semestinya tak pernah kuucap, namun sisi lain dari diriku mulai mengabaikan sebuah perhatian.
Apakah ini yang disebut dengan 'sebuah kehilangan'? saat ada rasa tertinggal dengan aliran air mata, saat ruang - ruang dalam hatimu mulai terasa kosong,sepi,hampa tanpa senyuman. Saat kau merasa sendiri dalam keramaian, menyepi tanpa kau sadari, merasakan sesuatu pergi berlalu. 
Perlahan namun perih. marah, kecewa, sedih, menangis? masih bergunakah itu semua? percuma. dia telah pergi meninggalkan bayang - bayang kenangan yang pernah terukir dalam sebuah kisah. kisah yang semula diharapkan berakhir bahagia, berakhir ceria, namun ternyata? terhempas penuh air mata.
"Saat aku tak mengeluarkan airmata bukan berarti aku tak menangis. Saat aku tak mengeluarkan darah bukan berarti aku tak terluka."

Cinta ibarat angin, aku tak dapat menggenggamnya namun dapat merasakannya. Kesejukan dan kenyamanan yang hadir hanya sementara yang kemudian berhembus entah kemana. Apakah kita benar - benar harus berpisah? Saat kita belum benar - benar merasakan bahagia bersama.
Hidup memang sulit ditebak, rencana yang terus kita ucap seakan - akan hanya debu yang sengaja ditiup tuhan dan hilang begitu saja. inikah jalan kita? berpisah di persimpangan hati. memilih jalan masing - masing untuk mencari kebahagiaan.
Akankah aku merasa bahagia saat bahagiaku kau ambil? Sebuah kisah yang tak berujung kepastian hanya akan menambah kepedihan di dalam hati, menggores luka yang semakin lama semakin dalam, mengalirkan bulir berlian tetes demi tetes.
Aku paham aku mengerti bahwa saat ini sebenarnya aku hanya mencinta di dalam lelah. Jika boleh aku meminta, bisakah kita menciptakan perpisahan yang mengharukan? tanpa pernah saling menyakiti. Aku ingin melihat tawa ringan dan senyum yang penuh arti bukan jeritan hati dan tetesan air mata. Aku ingin melihat tatapan mata yang semula memenuhi ruang fikiran tanpa pernah aku lewati.
Bisakah aku percaya bahwa 'kita akan baik - baik saja nanti' ? aku yakin cinta akan menemukan jalannya sendiri, menemukan hati yang pantas ia singgahi, menemukan sosok penjaga, sosok penenang yang dapat menutup dan menyembuhkan luka. 
Percayalah, suatu saat nanti cinta mampu membuatmu mengerti akan sebuah perjuangan, sebuah pengorbanan, sebuah harapan yang harus kau jaga dan menatap masa depan dengan penuh kebahagiaan :')

1 komentar:

  1. Dan yang terping kasih seyum terbaik buat seseorang yg baik buat km.. :)

    BalasHapus